Program Penelitian Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran UNDP mengajak masyarakat desa Banyuanyar untuk melakukan praktik cuci tangan
Semarang, 20 November 2019 – Program Studi Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK UNDIP) melakukan sosialisasi kebiasaan cuci tangan di Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri yang dapat menyebabkan berbagai penyakit.

Menurut Prof. Dr. dr. Tri Nur Kristina, DMM,M.Kes FK UNDIP, mencuci tangan merupakan cara yang efektif untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri. “Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dapat membunuh virus dan bakteri yang menempel di tangan. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat Desa Banyuanyar untuk membudayakan cuci tangan sesering mungkin,” ujarnya.
Edukasi cuci tangan dilakukan dengan mendemonstrasikan cara mencuci tangan yang benar dan menyediakan air mengalir dan sabun untuk digunakan masyarakat. Petugas kesehatan juga bertanggung jawab untuk memberikan bimbingan dan menjawab pertanyaan dari masyarakat. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Banyuanyar akan pentingnya mencuci tangan sebagai cara yang efektif untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat untuk menjaga kesehatan dirinya dan lingkungan sekitarnya. Prodi Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran UNDIP juga telah melakukan pengadaan alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan serta meningkatkan frekuensi pembersihan lingkungan kampus. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesehatan masyarakat Desa Banyuanyar dan masyarakat sekitar dapat terjaga.